Genre: Imaginasi, romance, comedy, love,
friendly
[Fun fiction semi korean]
Cast:
Aiyu (Lee Jieun) = 18 years old
Kai (Kim Jongin) = 21 years old
Taeyeon = 23 years old
Sehun = 19 years old
Kyungsoo = 18 years old
Suzy = 18 years old
[ PART 1 ]
Tik tok tik tok
“aaaaaaaaaaaaaaaa” jerit Aiyu saat
melihat jam dinding dikamarnya.
“Aigo... mama.... kenapa ngga bangunin
Aiyu...” ucapnya sambil mendengus kesal. Ia lari kekamar mandi, bukan untuk
membersihkan tubuhnya akan tetapi hanya membasuh wajahnya saja.
“ini hari pertama masuk kuliah, ngga
boleh sampe telat. Parfum mana.... duh..” saat sedang tergesa-gesa tiba-tiba
telfon rumahnya berdering keras.
“sebentar... astaga lagi buru-buru gini
malah bunyi tuh telfon”
Selesai memakai seragam dan menguncir
rambutnya, Aiyu pun keluar kamarnya dan mengangkat telfon yang dari tadi terus
berbunyi.
“iyaa halo.. siapa ini?”
“ini mama... yu... mama udah hampir
sampai di rumah grandma”
“what??????” Aiyu melongo.
“what??????” Aiyu melongo.
“grandma mu sakit keras, mama tadi pagi
di telfon kakekmu jadi mama langsung kesini sama papa”
“tapi ma.....”
“mama nitip adekmu ya”
“hah? Jesper sama Chelsea ngga
dibawa???”
“ngga mereka tadi masih tidur mana
mungkin mama tega bangunin mereka”
“ta...tapi ma...”
“udah ya.. pulsa mama mau abis nih,
nanti ditelfon lagi” tut..........
“Umma.......” Aiyu cuma bisa cemberut
lalu menutup gagang telfonnya.
“mama....mama.... huwaaaaaaaaaaaaa.....”
suara tangisan Jesper dan Chelsea membuat Aiyu makin kesal.
“apa yang harus aku lakuin ya tuhan....
dua makhluk kecil itu.....” Aiyu berjalan kearah kamar kedua adiknya.
“kalian kenapa...?”
“mama mana kak?” tanya Chelsea.
“mama...mama.... huweeeee” Jesper terus
nangis.
“stop!!! Berisik!” suasana tiba-tiba
hening.
“hmm.. kakak...”
“Huweeeeeeeeeeee” Chelsea dan Jesper
menangis kencang.
“aduh udah dek.... “Aiyu mencoba
menenangkan kedua adiknya tapi mereka tetap menangis.
“adik-adik.. stop dulu ya nangisnya
please.... kakak harus berangkat kuliah dan ini hari pertama kakak masuk
jadi....”
“mau eskrim....” teriak chelsea sambil
terus menangis
“tapi ini masih pagi dek.. umm.. oke oke
kakak beliin eskrim nanti udah pulang kuliah ya.. jadi sekarang kalian diem
jangan nangis terus please...” Aiyu memohon-mohon
“janji?” tanya Jesper dan langsung
berhenti nangis.
“ne ^_^” Aiyu mulai meninggalkan tempat
itu.
“terus kalo kakak pergi, kita dirumah
sama siapa? Hiks” tanya Jesper
“astaga lupa aku huft... kalian sama
tetangga sebelah dulu aja ya”
“kita ngga mau main sama mereka, mereka
nakal!” ujar Chelsea
“masa iya ni dua bocah aku bawa ke
kampus kan ngga lucu-_-“ pikirnya dalam hati
“kita ikut kakak aja!” kompak Chelsea
dan Jesper
“A........niyaaaaa!” sekeras apapun Aiyu
nolak tapi akhirnya dua adiknya itu tetep keukeuh ikut ke kampus barunya.
-Di kampus-
Aiyu melihat jam ditangan kirinya. Ia
berjalan menuju koridor kelasnya sambil menggandeng dua adiknya yang masih
berusia 4 tahun itu.
“Omo udah pukul 11 bagaimana ini” Aiyu
kebingungan mencari teman sekelasnya karena tak ada satu pun yang menjadi teman
dekatnya semenjak masa orientasi siswa.
Di arah lain terlihat seorang namja dengan
headset ditelinga kirinya. Ia menatap Aiyu.
“Hei! Yu! Aiyu! Yuyu!” panggilnya
semangat.
Dia adalah Kyungsoo. Mahasiswa jurusan
teknik. Ia memang sangat dekat dengan Aiyu selain jarak rumah mereka yang
berdampingan, saat MOS pun mereka selalu kompak bersama-sama walau tak satu
jurusan.
“mati aku... kenapa dia bisa nemuin aku
disini” Aiyu menutup mukanya dengan satu tangan.
“hahaha ngapain kamu bawa dua anak
kucing kesini eh.. dua adek mu” tanya lelaki itu langsung membuat Chelsea dan
Jesper manyun.
“eommaku pergi sama appa juga. Mereka
malah ninggalin nih dua kutu sama aku huft “ Aiyu cemberut.
“terus kamu mau masuk kelas bawa mereka
juga? Hahaha”
Aiyu menatap mata Kyungsoo dalam-dalam
sambil tersenyum seolah memikirkan sesuatu.
“Aniyo.. Yu , jangan bilang kamu mau..”
Kyungsoo berusaha menghindar.
“please....” mata Aiyu memelas.
Dengan sangat terpaksa Kyungsoo pun
menggandeng tangan kecil kedua adik Aiyu. Sementara itu Aiyu sibuk mencari
kelasnya.
“titip adek-adek ku ya Kyung...” ucapnya
sambil berlalu.
Setelah lama mencari kelasnya, akhirnya
ia pun menemukan sebuah kelas dengan tulisan jurusan psikologi.
-di dalam kelas-
“berisik amat, dosennya belom dateng
apa?” tanyanya pada diri sendiri.
Ia merasa teman-temannya menatap dirinya
dengan sangat aneh. Aiyu pun duduk dikursi barisan ketiga dari depan. Ia
menaruh tas kecilnya dimeja dan tiba-tiba suasana mulai sepi.
“sttt ada dosen..”
“dosen datang..”
Terdengar suara teman-temannya yang mulai
panik karena dosen sudah datang.
“selamat siang!” ucap seorang dosen
ganteng yang baru saja masuk kelas.
“siang pak...” jawab semua mahasiswa.
“perkenalkan nama saya Kim Jongin kalian bisa
panggil saya Kai, disini saya mengajar mata kuliah kepribadian” jelas dosen
tersebut.
Semua mahasiswa memperhatikan dosen itu
dengan muka yang berseri-seri kecuali anak laki-laki dan Aiyu.
“hey kamu!” suara keras dosen itu
mengagetkan Aiyu yang sedang sibuk mengeliuarkan buku dari tasnya.
“sa..saya pak?” respon Aiyu dengan
polos.
“Ya kamu! Kenapa pakai seragam SMA mu
kesini?”
“belum bayaran kali pak hahaha...”
“bajunya belum pada dicuci hahaha...”
Ejekan teman-temannya membuat Aiyu
kesal.
“eh enak aja bukan... saya pakai seragam
karena waktu itu ada yang SMS saya katanya hari pertama harus pakai seragam ya
udah..”
“sejak kapan kampus ini memberlakukan
peraturan begitu?”
“ni dosen ribet amat sih ngurusin
pakaian mahasiswanya apa banget deh huft” kata Aiyu dalam hati.
“saya minta maaf pak” suara kecil Aiyu
membuat semua teman-temannya tertawa lalu tak disangka dosen itu malah marah.
“siapa yang menyuruh kalian
mentertawakan dia?” ujar Kai
Semuanya diam. Pembelajaran pun
berlangsung sampai pukul 12.
-saat semua mahasiswa telah keluar
ruangan-
“kau! Ikut saya ke ruang dosen!”
“hah? Saya...? tapi pak...” Aiyu bingung
apa yang akan dosen itu katakan padanya.
-di ruang dosen-
“permisi...” Aiyu melangkah masuk ke
ruangan dosen.
“masuk!” jawab seseorang didalam ruangan
itu.
“saya...Aiyu pak..”
“saya tau!” jawab Kai dengan cuek
“ada apa ya pak? Apa saya dihukum karena
memakai seragam ini?”
“duduk dulu!”
“baik pak”
“kamu anaknya Lee minhyuk kan?”
“hah kok bapak tau?” Aiyu kaget dari
mana dosen itu bisa sampai tau detail nama ayahnya.
“kau tau... aku mengenal hal yang tak
penting ini karena ayahku Kim taeoh
menitipkanmu beserta dua adikmu padaku! Dan ini semua terasa membebaniku dan
sangat menggangguku!”
Dosen itu mengungkapkan semuanya dan akhirnya
Aiyu mengerti bahwa ternyata Kai adalah anak dari teman papa nya.
“Om Kim? Om Kim taeoh? Apa benar kau
anaknya? tapi kau...kenapa bisa menjadi dosen..?”
“jangan heran, walau usia kita hanya
berbeda tiga tahun tapi kehidupanku dan kau itu sangat jauh berbeda. Kau hanya
mahasiswa awal dan aku dosen”
“aku tau tapi..”
“aku mengatakan semua ini hanya agar kau
mengerti kalau sebenarnya aku tak menyukai keadaan ini”
“eomma dan appa hanya pergi sebentar
kenapa mereka menitipkanku padamu?”
“hah sebentar apa? Ayahku bilang mereka
pergi ke luar negeri untuk pengobatan grandma mu!”
“jinja?” tanya Aiyu dengan nada sungguh
tak percaya
“sekarang menjauhlah dariku dan urus
hidupmu beserta adik-adikmu sendiri!” ucap Kai menusuk hati Aiyu.
“jadi.. kau memanggilku hanya untuk
mengatakan ini hah?” Aiyu mulai tertantang untuk melawan sikap cueknya Kai.
“bersikaplah seperti mahasiswa lainnya!”
“kau kira setelah kau bersikap begini
padaku, aku mau bersikap manis seperti mahasiswa lainnya? Hah.. jangan harap,
sir..” Aiyu pergi dengan emosi.
“kau... Aiyu!” teriak Kai.
-di taman-
Kyungsoo masih terlihat menemani kedua
adiknya bermain. Aiyu menghampiri mereka dengan muka sangat kacau.
“kenapa kau? Habis kalah lotre ya?
Hahaha”
“jangan bilang yang SMS suruh aku pakai
baju seragam ini adalah kau?” tuduh Aiyu pada Kyungsoo.
“hehehe” tetangganya itu hanya tertawa
garing.
“Kyungsoo..........!!!” Aiyu mencubit
lengan Kyungsoo.
“mianhae yu... aku pikir kau akan lucu
memakai seragam SMA ke kampus”
“kau senang aku ditertawakan teman
sekelas hah?”
“jangan diambil hati yu hehehe”
“tau ah!” hari ini Aiyu sangat kesal
pada Kyungsoo juga Kai.
“oke sebagai gantinya, aku traktir kau,
jesper, chelsea makan eskrim, gimana?”
“mauuu...mau om..” Jesper dan Chelsea
girang
“tuh adik-adikmu aja mau, gimana nih
kakaknya? Jangan bete lagi ya ya ya..”
-mereka pun pergi ketempat penjual
eskrim yang terkenal disekitar daerah mereka-
“cepet abisin dek.. kakak pengen pulang”
ucap Aiyu masih terlihat badmood
“yu, kau kenal suzy?”
“siapa dia?”
“masa ngga tau -_- dia anak psikologi
juga seangkatan sama kamu”
“sejak kapan aku akrab sama semua teman
sekelasku?-_-“
“dasar aneh-_-“
“apa kau bilang heh?-_-“
“ah aniya hehe, kalau ketemu dia
bilangin salam dari cowok tampan ya”
“tampan dari mananya huh-_-“
-dirumah Aiyu-
Setelah selesai mengacak-acak mainan,
Jesper dan Chelsea tertidur lelap diruang tamu. Aiyu merasa kasihan juga
melihat kedua adiknya itu. jika benar orang tuanya akan pergi lama, maka Aiyu
yang harus bertanggung jawab atas kedua adiknya yang masih kecil tersebut.
* From Aiyu
Ma,
ini Aiyu... hari ini Aiyu pertama masuk kuliah. Aiyu bawa Jesper dan Chelsea ke
kampus karena mereka nggak mau main sama tetangga sebelah padahal di kampus
juga mereka main sama Kyungsoo, kakaknya michele tetangga sebelah itu -_-
Aiyu mengirimkan pesan singkat pada
Eommanya.
* From Eomma
Mianhaeyo
chagi, mama lupa hari ini kau kuliah J jadilah kakak yang baik untuk kedua adik
kembarmu ya sayang...
“apa-apaan ini mama kok cara bilangnya
kyak mau perpisahan aja-_-“
* From Aiyu
Ma,
apa benar kalian menitipkanku ke om Kim?
* From Eomma
Ya. Mama
sengaja menghubungi Om Kim untuk menjaga kau beserta kedua adikmu. Dia adalah
sahabat baik Ayahmu sejak dulu. Kebetulan anaknya yang baru selesai kuliah dari
luar negeri sekarang mengajar jadi dosen disini. Kalian yang akur ya. Mama berencana
membawa Grandma mu ke singapore untuk pengobatan lebih serius. Mama sayang
kalian. Saranghae Jto be continued...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar