Angel Fault
Hujan deras malam itu membuat rasa takut Angel semakin
memuncak. Sebuah klakson mobil tiba-tiba saja mengagetkannya. Lumpur yang
bercampur air hujan pun tak luput mengotori baju putih abunya saat mobil itu
melintas. Dan ketika mobil itu mulai menghilang dari pandangannya, ia terus
berkomat-kamit menyumpahi orang yang telah membuat dirinya kesal.
Keesokan harinya Angel harus berangkat ke sekolah pagi
sekali karena ada piket kelas. Saat melewati lapang basket, terlihat seorang
siswa baru yang meski tangan kirinya di perban, ia tetap memainkan bola dengan
gagahnya. Jantungnya berdebar tak karuan. Mungkin itu yang disebut cinta pada
pandang pertama. Sepulang sekolah dengan modal nekat Angel pun berniat
menghampirinya. Di parkiran sekolah nampak cowok itu memasuki sebuah mobil yang
sepertinya pernah dilihat oleh Angel sebelumnya.
Memorinya menyimpan ingatan yang kuat saat dia menyumpahi
seorang pengendara mobil yang telah membuat bajunya kotor kemarin malam.
“Eh tau nggak kemarin
dia tabrakan” ujar seorang teman Angel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar